
Bengkulu, CoverPublik.com – Aliansi Media Bengkulu Online (AMBO) berkomitmen dalam mendukung program ketahanan pangan dengan mengembangkan budidaya ikan. Sebagai langkah konkret, AMBO bekerja sama dengan Kelompok Pembudidayaan Ikan Maju Bersama untuk melepas sebanyak 5.000 ekor bibit ikan nila ke dalam kolam yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Kegiatan ini berlangsung di area Kolam Empang Wisata Kota Bengkulu dan merupakan bagian dari upaya pemanfaatan lahan yang tersedia untuk menciptakan sumber pangan mandiri. Program ini bertujuan untuk memberikan solusi ketahanan pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor perikanan.
Ketua AMBO, Aurego Jaya, menyampaikan bahwa program budidaya ikan ini merupakan bagian dari strategi ketahanan pangan yang dicanangkan untuk memanfaatkan sumber daya yang ada secara maksimal. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk merangsang kelompok budidaya ikan air tawar lainnya agar dapat melakukan hal serupa. Dengan demikian, ketahanan pangan dapat tercapai dan kemandirian ekonomi bagi para petani ikan serta masyarakat dapat terwujud.

“Kami berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi kelompok tani serta masyarakat sekitar. Selain sebagai bentuk ketahanan pangan, program ini juga dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih memahami pentingnya budidaya ikan air tawar,” ujar Aurego Jaya yang juga dikenal sebagai aktivis di Bengkulu.
Sementara itu, Ketua Kelompok Pembudidayaan Ikan Maju Bersama, Hamdi Hafidz, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, bantuan bibit ikan nila ini akan sangat membantu kelompoknya dalam meningkatkan hasil budidaya dan memberikan peluang ekonomi yang lebih baik bagi petani ikan di daerah tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada AMBO atas bantuan bibit ikan nila ini. Program ini sangat membantu kami dalam meningkatkan hasil budidaya serta memberikan peluang ekonomi yang lebih baik bagi petani ikan di daerah ini,” ujar Hamdi Hafidz.
Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat mempercepat pengembangan budidaya ikan nila di Bengkulu. Dengan semakin banyaknya kelompok yang terlibat dalam budidaya ikan air tawar, diharapkan ketahanan pangan dapat terjaga dan masyarakat memiliki sumber penghasilan tambahan. Selain itu, keberhasilan program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk menerapkan strategi serupa dalam upaya mencapai kemandirian pangan dan ekonomi.
Pewarta: Yulisman
Editor : Man Saheri