Coverpublik.com – Dua mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) diundang ke markas besar Federal Bureau Investigation (FBI) du Cleveland, Ohio.
Adapun kedua mahasiswa Magister Kajian Ilmu Kepolisian Sekolah Pascasarjana Unair itu bernama Eko Mangku Cipto dan Harianto Rantesalu.
Pemerintah Amerika Serikat mengundang mereka berdua karena berhasil membongkar kasus DMV Website Scampage milik pemerintah AS.
Melansir dari unair.ac.id, Jumat (14/10/2022), mereka pun menjelaskan teknik penyelidikan dan penyidikan terhadap dua tersangka yang kini sudah ditahan.
Sebelumnya, terjadi kasus kejahatan pemalsuan website oleh dua WNI terhadap situs resmi milik pemerintah AS.
Dua scammer tersebut sengaja memalsukan website untuk memperoleh data pribadi warga negara Amerika.
Motif keduanya diduga untuk menyalahgunakan dana bantuan Covid-19 bagi warga Amerika dan menjualnya demi keuntungan pribadi.
Menurut Eko, kasus tersebut ditangani oleh FBI dan Polda Jatim melalui tim siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).
Eko menjelaskan Kapolda Jatim Nico Afinta mengatakan data pribadi tersebut digunakan untuk mencairkan dana Pandemic Unemployment Assistance (PUA).
Di mana para warga negara Amerika yang pengangguran mendapatkan dana bantuan senilai USD 2000 per satu data.
Kemudian kedua pelaku menjual kembali data tersebut seharga USD 100 setiap satu data orang. (Nt)