
Bengkulu, CoverPublik.com – Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bengkulu akan lebih dimaksimalkan lagi pada tahun 2025. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny PL Tobing, saat menghadiri rapat paripurna penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2024, Senin (24/3/2025).
“Untuk PAD memang harus selalu ada peningkatan setiap tahun. Bahkan sejak saya masih menjadi anggota DPRD, saya juga meminta agar PAD terus meningkat. Kita akan melakukan kajian mengenai sektor-sektor mana saja yang masih bisa dioptimalkan untuk meningkatkan PAD,” ujar Ronny.
Terkait rapat paripurna LKPj Wali Kota Bengkulu Tahun Anggaran 2024, Ronny menyampaikan bahwa semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Ia juga menjelaskan bahwa alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bengkulu tahun 2024 sebesar Rp1,3 triliun dengan realisasi mencapai Rp1,2 triliun lebih, atau sekitar 87 persen dari total anggaran.
Setelah penyampaian LKPj oleh Wali Kota, rapat paripurna ditutup dan dilanjutkan dengan pembentukan panitia khusus (pansus) untuk membahas LKPj tersebut oleh anggota DPRD Kota Bengkulu.
“Kami juga berharap bahwa laporan ini akan dikaji kembali secara mendalam oleh seluruh anggota DPRD melalui tim pansus yang akan dibentuk oleh pimpinan DPRD hari ini,” tambah Ronny.
Pemerintah Kota Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan PAD melalui berbagai strategi, termasuk optimalisasi sektor pajak daerah, retribusi, serta peningkatan pengelolaan aset daerah. Beberapa sektor yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut di antaranya adalah pajak hotel, restoran, parkir, serta pengelolaan sumber daya alam yang ada di Kota Bengkulu.
Ronny juga menegaskan bahwa peningkatan PAD bukan hanya sekadar meningkatkan penerimaan daerah, tetapi juga harus diimbangi dengan pelayanan publik yang lebih baik serta pembangunan infrastruktur yang lebih merata di seluruh wilayah Kota Bengkulu.
“Kita tidak hanya berbicara soal peningkatan angka pendapatan, tetapi bagaimana setiap rupiah yang didapat bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaan keuangan daerah juga harus transparan dan akuntabel,” tegasnya.
Dengan adanya evaluasi dan pembahasan oleh DPRD, diharapkan program peningkatan PAD Kota Bengkulu bisa berjalan lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Pewarta: Restu Edi
Editor : Masya Heri
COPYRIGHT © COVERPUBLIK 2025